KT!

KT!

Rabu, 29 Januari 2014

Surat Si Secret Admirer


15 Agustus 2018
Untuk Pangeran berkuda dari Arcturus


Haaaii. Masih ingat denganku? Kekasihmu…
Eh tapi maaf itu hanya angan-anganku, aku keceplosan. Kalau begitu, maukah kamu menjadi kekasihku? Aku pingin sebelum nafas aku habis aku bisa ngerasain gimana rasanya disayang sama orang yang udah 3 tahun aku sayang, tapi gapernah sayang balik ke aku. Gapapa aku masih setia nungguin. Ya paling engga sampe nanti aku di jemput malaikat.. Tapi sayangnya semua itu bener-bener Cuma jadi mimpi buat aku. Miris.
Sebenarnya aku gapingin kamu baca ini, karna pasti saat kamu baca ini aku udah engga disini sama kamu. Aku takut saat surat ini sampai dikamu, aku belum bisa ngerasain dipeluk kamu, dimanjain kamu.. Yatuhan kalo aja aku bisa nafas lebih panjang lagi, aku gabakal sia-siain satu hembusan nafaspun.
Tapi kayanya percuma karna memang sesuatu yang membuatku menghilang darimu semakin menjadi-jadi. Yaa.. Aku berpenyakit, Tumor otak stadium akhir. Sejak 3 tahun lalu tepatnya aku mulai sakit-sakitan. Sejak itu pula aku kenal kamu dan aku yakin kalo kamu bisa jadi milik aku.. Ya meskipun disurga nanti hehehe. Maaf kalo selama 3 tahun ini pun aku selalu ngirimin coklat ke atas meja di kelas kamu, dan selalu juga kamu kasih ke teman-teman kamu. Sakit hati sih tapi bahagia bisa liat senyum kamu yang mengembang seperti ditaburu baking powder.
Ohiya aku ini juga salah satu paparazzi loh.. Lebih tepatnya paparazzi-nya kamu. Aku punya lebih dari 3 album dan itu isinya foto kamu semua.
Hari ini aku mau operasi, semoga Tuhan masih memberkatiku yaa. Aku masih ingin melihat senyum mengembangmu itu. Juga masih ingin menjadi paparazzi-mu. Tapi kalo aku gaberhasil ngelewatin ini, aku Cuma pengen kamu senyum dan bilang kalo kamu mau jadi teman terbaikku. Engga ko aku gamaksa kamu buat sayang juga ke aku, karna itu mungkin mustahil.
Kalo kamu kangen sama aku, liat aja bintang yang paling terang. Aku lagi ngintipin kamu tuuuh hehehe.
Terimakasih ya udah mau bikin aku semangat di ujung umurku ini. Bikin aku semangat masuk sekolah meskipun rambutku semakin lama berkurang. Semangat aku untuk lari saat olahraga karena ingin melihatmu tertawa didalam kelasmu, meskipun sering kali darah mengucur deras dari hidungku.
Sekarang kamu bisa hidup bebas tanpa ada teroror-an dariku.
Terimakasih pangeran berkuda dari Arcturus, kita bertemu lagi yaa. Aku akan selalu nungguin kamu disana, disurga :)




Screet Admirer dari Andromeda
Si laut neraka

Kita..


Kita…
Sudah tidak sepantasnya kata itu terucap untuk aku dan kamu. Bagaimana tidak, kamu lebih memilih bersamanya ketimbang aku yang memang benar-benar mencintaimu. Kamu tau.. Seluruhnya aku berikan untukmu tanpa terkecuali. Tapi apa balasannya?  Air susu dibalas air tuba! Menjijikan.
Memang hubungan kita saat ini masih berstatus, namun percaya atau tidak.. jika memang kamu ingin bersamanya takan ada lagi sebuah status itu. Mungkin kamu mengira aku tak tau menahu tentang apa yang kamu lakukan bersamanya disana, namun Tuhan adil. Ia memberi tahuku dengan seribu macam cara. Seperti halnya kamu menyimpan sesuatu yang busuk, kelak akan terbongkar kebusukan itu.
Kini, sirna sudah kepercayaanku untukmu, sirna sudah semuanya. Semuanya yang kita buat sejak dulu. Sejak aku bodoh karna mencintai orang yang ternyata masih belum bisa melupakan sosok idaman dimasa lalunya. Ya.. Mantanmu.
Berterimakasihlah padaku, karena aku bersedia menjadi sandaran hatimu hanya saat dia meninggalkanmu; pelampiasanmu. Tak apa.. Percayalah apa yang kamu lakuin ke aku akan terjadi di kamu kelak. Cepat atau lambat semua akan terjadi. Karma akan menghampiri mu.
Mungkin jarak yang mengakibatkan kamu berpaling. Aku tak pernah suka jarak. Tapi apa dayaku lagi, kamu terlanjur mencintainya.. Terlanjur sudah saling menyakiti hati orang yang menyayanginya.. Terlanjur membuat semua keindahan menjadi badai besar yang menghantam damainya sebuah taman cinta.
Inilah akhir dari kelelahanku. Akhir dari keluhanku. Aku takan menyalahkanmu, karna memang sebenarnya cinta tak bisa diingkari. Akupun takan mengakhiri hubungan ini sebelum kamu mengaku atas semua kebohongan yang kamu sembunyikan itu..
Aku tetap disini, berdiri sendiri, menunggu badai yang akan menghantam indahnya taman cintaku yang dulu kita rawat bersama. Terimakasih sudah bersedia untuk menyakiti hatiku.

Senin, 27 Januari 2014

Haaaiiii

Haiiiiiiiiiii. udah lama ya engga nyampah disini >< btw.. setiap gue pengen nyampah disini, pasti gue lagi unmood. unmood parah! gatau deh kenapa. tapi, kalo gue lagi galau akut gini cakep deh tu omongannya, dwitasari lewat deh wahahah. bercanda ya....
sometime gue bakal post kata-kata yang emang galau. ehiya mana suaranya yang masih sayang mantaaaan? mana suaranya yang dicuekin pacarnyaaaaaaaaaa? hahaha-in aja kali yaaa.
oke guys habis ini gue bakal curhat. ditunggu yaah;)